slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot slot gacor slot777 slot slot gacor slot777 slot slot gacor slot777 slot slot gacor slot777 slot slot gacor slot777 slot777 badak178 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor indo178 garuda55 mafiatoto briototo slot88 danatoto nuansa88 dwg288 slot88 slot88 rajabotak rajabotak dwg288 inatogel NAGAHOKI88 Dwg288 dewi11 badak178 rajatogel slot qris inatogel angkabet dewatoto judolbet rajabotak slot777 dwg288 mahjongjp88 slot777 rajabotak danatoto rajabotak sultan88 badak178 vip288 rajabotak badak178 dwg288 naga33 koitoto sultantoto dwg288 slot777 Rajabotak api66 dwg288 api66 angkabet indo178 indo178
TY - JOUR AU - Tirta Anggraini PY - 2020/12/28 Y2 - 2026/05/05 TI - 1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif JF - Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia JA - Jurnal Budi Mulia VL - 10 IS - 2 SE - DO - 10.35325/kebidanan.v10i2.240 UR - https://journal.budimulia.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/240 AB - Pemberian ASI Eksklusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk kelangsungan hidup serta meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, ekonomi individu dan bangsa. Walaupun angka inisiasi menyusui secara global relatif tinggi, tapi hanya 40% dari semua Bayi dibawah umur 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif dan 45% yang mendapatkan ASI sampai usia 24 bulan.Praktik menyusui secara optimal menurut rekomendasi, dapat mencegah lebih dari 823.000 kematian Anak dan 20.000 kematian Ibu setiap tahun.Menurut World Health Assembly (WHA),Target pemberian ASI  yaitu minimal pemberian 50% ASI Eksklusif selama usia 6 bulan saat mencapai tahun 2025 Menurut data Kementrian Kesehatan (2018), Indonesia memiliki cakupan bayi mendapat ASI eksklusif tahun 2018 yaitu sebesar 68,74%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2018 yaitu 47%. Persentase tertinggi cakupan pemberian ASI eksklusif terdapat pada Provinsi Jawa Barat (90,79%), sedangkan persentase terendah terdapat di Provinsi Gorontalo (30,71). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor apa saja yang  berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di puskesmas social Palembang Tahun 2019 . Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner, populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang datang ke puskesmas social Tahun 2019, sampel penelitian ini yaitu 33 responden.Analisa data di lakukan meliputi Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Hasil penelitian menunjukan distribusi responden yang Berpendidikan tinggi sebanyak 20 responden  (60,6%) Sedangkan distribusi responden yang bekerja (57,6%) serta sikap positif berjumlah 18 Responden  (54,5%) respondenDari hasil Analisa Bivariat  ada hubungan yang bermakna antara faktor pendidikan ,  pekerjaan ibu serta sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang ASI Eksklusif sehingga para ibu memiliki pengetahuan yang baik terhadap pemberian ASI Eksklusif.Pemberian ASI Eksklusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk kelangsungan hidup serta meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, ekonomi individu dan bangsa. Walaupun angka inisiasi menyusui secara global relatif tinggi, tapi hanya 40% dari semua Bayi dibawah umur 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif dan 45% yang mendapatkan ASI sampai usia 24 bulan.Praktik menyusui secara optimal menurut rekomendasi, dapat mencegah lebih dari 823.000 kematian Anak dan 20.000 kematian Ibu setiap tahun.Menurut World Health Assembly (WHA),Target pemberian ASI  yaitu minimal pemberian 50% ASI Eksklusif selama usia 6 bulan saat mencapai tahun 2025 Menurut data Kementrian Kesehatan (2018), Indonesia memiliki cakupan bayi mendapat ASI eksklusif tahun 2018 yaitu sebesar 68,74%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2018 yaitu 47%. Persentase tertinggi cakupan pemberian ASI eksklusif terdapat pada Provinsi Jawa Barat (90,79%), sedangkan persentase terendah terdapat di Provinsi Gorontalo (30,71). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor apa saja yang  berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif di puskesmas social Palembang Tahun 2019 . Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner, populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang datang ke puskesmas social Tahun 2019, sampel penelitian ini yaitu 33 responden.Analisa data di lakukan meliputi Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Hasil penelitian menunjukan distribusi responden yang Berpendidikan tinggi sebanyak 20 responden  (60,6%) Sedangkan distribusi responden yang bekerja (57,6%) serta sikap positif berjumlah 18 Responden  (54,5%) respondenDari hasil Analisa Bivariat  ada hubungan yang bermakna antara faktor pendidikan ,  pekerjaan ibu serta sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang ASI Eksklusif sehingga para ibu memiliki pengetahuan yang baik terhadap pemberian ASI Eksklusif. ER -